Etika Publikasi
Pernyataan Etika Publikasi dan Malpraktik
Pendahuluan
PUSKADARAN berkomitmen untuk memenuhi standar tertinggi perilaku etis pada setiap tahap proses publikasi. Journal of Regional and Budget Studies (JRBS) merupakan jurnal akses terbuka yang dikelola oleh PUSKADARAN. Jurnal ini diterbitkan secara triwulanan dengan empat edisi reguler setiap tahun (tidak termasuk edisi khusus) dan satu volume per tahun, serta dapat diakses secara daring melalui https://ojs.sipadma.com/.
Sejak tahap pengajuan naskah hingga publikasi, setiap artikel ditangani oleh dewan redaksi jurnal sesuai dengan prinsip-prinsip praktik terbaik sebagaimana dijelaskan di bawah ini.
Integritas Penelitian
PUSKADARAN berupaya keras untuk menciptakan lingkungan yang mendorong penerapan standar ilmiah dan etika yang paling ketat. Prinsip-prinsip dasar integritas penelitian, atau pelaksanaan penelitian yang bertanggung jawab, mencakup kejujuran dalam seluruh aspek penelitian; kehati-hatian yang tinggi, ketelitian, serta keunggulan dalam praktik penelitian; transparansi dan komunikasi terbuka; serta kepedulian dan penghormatan terhadap seluruh partisipan dan objek penelitian.
1. Kejujuran dalam pengumpulan data; menggunakan dan mengakui karya orang lain; menyajikan tujuan, maksud, dan temuan penelitian; melaporkan metode dan prosedur penelitian; serta menyampaikan interpretasi yang valid dan membuat klaim yang dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan temuan penelitian.
2. Kehati-hatian, ketelitian, dan keunggulan dalam melaksanakan penelitian dan menggunakan metode yang tepat; mematuhi protokol yang telah disepakati apabila diperlukan; menarik interpretasi dan kesimpulan dari hasil penelitian; serta mengomunikasikan hasil penelitian tersebut.
3. Transparansi dan komunikasi terbuka dalam pelaporan metode pengumpulan data penelitian; analisis dan interpretasi data; menyebarluaskan temuan penelitian secara luas; serta mempresentasikan karya penelitian kepada peneliti lain maupun kepada masyarakat umum.
4. Kepedulian dan penghormatan terhadap seluruh partisipan dan objek penelitian, termasuk manusia, hewan, lingkungan, serta objek budaya; serta pengelolaan hasil penelitian dan karya ilmiah sebagai warisan pengetahuan bagi generasi mendatang.
Kami berkomitmen penuh terhadap prinsip-prinsip di atas dan secara konsisten mendukung para peneliti untuk menerapkannya dalam pekerjaan ilmiah mereka sehari-hari.
Proses Editorial
PUSKADARAN berkomitmen terhadap independensi editorial dan berupaya dalam segala hal untuk mencegah prinsip ini terganggu oleh konflik kepentingan, rasa takut, maupun pengaruh korporasi, bisnis, finansial, atau politik lainnya. Kami tidak melakukan diskriminasi terhadap penulis, editor, maupun penelaah sejawat (peer reviewer) berdasarkan karakteristik atau identitas pribadi. Dalam proses editorial:
ü Setiap naskah yang dikirimkan ke jurnal kami terlebih dahulu dievaluasi oleh seorang editor yang menangani bidang keilmuan terkait. Editor tersebut akan memutuskan apakah naskah akan dikirim untuk proses peer review dengan berkonsultasi dengan para ahli di bidang yang relevan. Jika naskah dinilai layak dipertimbangkan oleh PUSKADARAN, editor yang menangani naskah tersebut akan memilih minimal dua peer reviewer setelah berkonsultasi dengan editor yang sebelumnya menangani naskah di bidang terkait. Editor harus memastikan pemilihan peer reviewer yang paling kompeten dan paling mampu memberikan evaluasi yang kritis, ahli, dan tidak bias terhadap naskah tersebut.
ü Keputusan editorial atas setiap naskah dibuat oleh editor yang menangani naskah tersebut berdasarkan komentar dari para peer reviewer. Kemungkinan keputusan meliputi: diterima (accept), revisi minor (minor revision), revisi mayor (major revision), dan ditolak (rejection). Keputusan ini semata-mata didasarkan pada kualitas ilmiah isi naskah, tanpa memandang jenis kelamin penulis, orientasi seksual, keyakinan agama atau politik, maupun latar belakang etnis atau geografisnya.
ü Editor yang menangani naskah tidak boleh mengungkapkan informasi apa pun yang berkaitan dengan naskah kepada pihak lain selain penulis dan reviewer. Editor tersebut juga bertanggung jawab untuk memastikan proses peer review serta keputusan publikasi atau penolakan naskah diselesaikan tepat waktu. Dewan redaksi jurnal berkomitmen menjaga kerahasiaan naskah, penulis, dan reviewer, serta memastikan anonimitas yang diperlukan dalam proses publikasi.
Nama, afiliasi, dan informasi kontak setiap anggota dewan redaksi JRBS dapat diakses melalui https://ojs.sipadma.com/.
Peer Review
Peer review merupakan bagian penting dalam menjaga standar publikasi kami. Artikel yang melalui proses peer review menjadi dasar terbentuknya jaringan pengetahuan yang koheren dan dihormati. Untuk setiap naskah yang memasuki proses peer review, setidaknya dua peer reviewer dipilih. Para reviewer tersebut harus independen dari penulis dan institusinya, mampu mengevaluasi aspek teknis dari naskah, serta tersedia untuk melakukan penilaian dalam jangka waktu yang ditentukan. Para peer reviewer yang dipilih diharapkan untuk:
• Memberikan evaluasi yang objektif dan rinci terhadap naskah, serta berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan
• Menjaga kerahasiaan setiap informasi yang diberikan oleh editor yang menangani naskah, tanpa menyalin atau menyimpan manuskrip
• Memberitahukan kepada editor yang menangani naskah apabila menemukan konten yang telah dipublikasikan sebelumnya dan memiliki kemiripan tinggi dengan naskah yang sedang ditinjau
• Menginformasikan kepada editor yang menangani naskah apabila terdapat potensi konflik kepentingan
• Menyampaikan alasan atas evaluasi yang diberikan, serta menyerahkan laporan yang lengkap dan terperinci kepada editor yang menangani naskah, dan
• Berkomitmen untuk mengevaluasi naskah secepat mungkin agar memenuhi batas waktu yang ditetapkan, serta segera memberi tahu editor apabila terdapat risiko tidak dapat menyelesaikan evaluasi dalam periode yang ditentukan.
Kerahasiaan merupakan hal yang sangat penting dalam proses peer review. Para reviewer harus menjaga kerahasiaan manuskrip. Jika seorang reviewer ingin meminta saran dari rekan sejawat saat menilai manuskrip, ia harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan editor dan mencantumkan nama rekan tersebut kepada jurnal dalam laporan akhir.
Terlepas dari apakah naskah yang diajukan akhirnya dipublikasikan atau tidak, korespondensi dengan jurnal, komentar reviewer, serta materi rahasia lainnya tidak boleh dipublikasikan, diungkapkan, atau disebarluaskan tanpa persetujuan tertulis sebelumnya. Para reviewer juga harus mengetahui bahwa kebijakan kami adalah menjaga kerahasiaan identitas mereka, dan kami berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan kerahasiaan tersebut.
Penulis dan Tanggung Jawab Penulis
Kepengarangan (authorship) memberikan pengakuan kepada peneliti atas suatu karya ilmiah serta membawa tanggung jawab atas karya tersebut. Setiap penulis diharapkan memenuhi persyaratan berikut:
ü Telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap konsepsi atau desain penelitian; atau terhadap perolehan, analisis, atau interpretasi data; atau dalam pembuatan perangkat lunak baru yang digunakan dalam penelitian,
ü Telah menyusun naskah atau melakukan revisi substansial terhadap isi karya tersebut,
ü Telah menyetujui versi naskah yang diajukan untuk publikasi, dan
ü Telah menyetujui untuk bertanggung jawab secara pribadi atas bagian karya yang ditulisnya serta memastikan bahwa setiap pertanyaan yang berkaitan dengan keakuratan atau integritas bagian mana pun dari karya tersebut—bahkan yang tidak secara langsung dikerjakannya—diteliti secara tepat, diselesaikan dengan benar, dan hasil penyelesaiannya didokumentasikan dalam literatur ilmiah.
Corresponding author (penulis korespondensi), sebagai pihak yang menangani naskah dan komunikasi selama proses publikasi, bertanggung jawab untuk memastikan bahwa data dan bahan penelitian mematuhi standar transparansi dan reprodusibilitas yang berlaku di bidang ilmu dan jurnal tersebut; memastikan bahwa data dan bahan asli yang menjadi dasar pengajuan naskah disimpan sesuai dengan praktik terbaik di bidangnya sehingga dapat diakses kembali untuk analisis ulang; memastikan bahwa data dan bahan yang disajikan secara akurat mencerminkan data asli; mengantisipasi dan meminimalkan hambatan dalam berbagi data dan bahan yang dijelaskan dalam karya; serta menjadi titik kontak untuk pertanyaan terkait artikel yang telah dipublikasikan.
Hal ini mencakup kewajiban untuk memberi tahu semua penulis bersama (co-authors) mengenai setiap masalah yang muncul terkait artikel yang telah dipublikasikan, memastikan bahwa masalah tersebut ditangani dengan segera, serta segera memberitahukan kepada jurnal apabila ia mengetahui adanya aspek yang memerlukan koreksi.

